Selamat Tinggal....

Sekali ku telah berjanjiTak akan mudah ku telan kembaliKarna ku t'lah memilihcinta hanyalah satu'Tuk dirimu
Namun apa yang t'lah kau beriMemang lidah memang tak bertulangDulu kita berjanji tak akan pernah saling menyakiti
Cukuplah sudah jangan menangis untukkuHapuslah air matamuBeribu kata maafmu takkan merubahHati terlanjur terlukaSelalu 'tuk mencoba dan terus mencariJalan untuk maafkanmuWalau ku tahu semua hanya sia-siaKu sadar cintamu terlahir bukan untukku

Mungkin dahulunya sedikit sebanyak bait bait pada lagu ini menyentuh hati kecilku. Mungkin dahulunya aku merasa kehilangan itu. Tapi tidak untuk kali ini. Mungkin aku sudah percaya akan namanya takdir. Mungkin aku sudah bersedia untuk menerima jawapan dari segala persoalan aku sebelumnya. Dan ya aku sudah cukup kuat untuk menerima segala kemungkinan. Kini hati aku bersedia untuk merelakan engkau pergi mencari kebahagian engkau sendiri. Terima kasih untuk kehadiranmu memberi aku peluang menggenal erti cinta dan kasih sayang walau ia tidak dapat di miliki namun ia dapat di rasai. Semoga engkau baik-baik sahaja. Selamat tinggal... (29/5/17)

Selamat Hari Lahir

Biar indah menjadi kenangan
Biar luka menjadi pedoman
Dalam membina sebuah ikatan
Itu lumrah dalam perhubungan

Yang cantik menjadi rebutan
Yang hodoh sering disingkirkan
Jangan hanya pandang kecantikan
Segalanya belum ada kepastian

Dua hati mempunyai rasa
Bila berdamping selalu berbicara
Dalam diam ada yang terluka
Kerna manusia tiada yang sempurna

Cinta yang dulu hilang
Kini telah kembali pulang
Aku ucap selamat datang
Semoga tiada lagi curang

Sering bertemu dalam sebuah mimpi
Dapat merasai apa yang akan terjadi
Itu bukan satu halusinasi
Tetapi ia hadir naturalisasi

Air mata yang berlimpangan
Senyum tawa sebuah hiasan
Mengaburi wajah dalam kedukaan
Ini aku dalam kesengsaraan

Dua hati harus dijaga
Semuanya hilang sekelip mata
Ini hanya kerana leka
Semuanya hanya sia-sia

Tiada kenangan indah yang aku bawakan
Hanya paksaan yang engkau lihat
Tiada ungkapan cinta yang aku ungkapkan
Hanya dusta yang engkau dapat

Dalam ceria ada senyuman yang aku damba
Dalam tangis ada airmata yang aku usap
Ada bibir yang mencoret kata-kata
Ada bahu yang menumpang cerita duka lara

Adat berkenal ada datang ada pergi
Adat bercinta ada sayang ada benci
Apa yang dicita tak semuanya dikecapi
Apa yang hajat tak semuanya dapat dirasai

Empat persegi dihampar dunia
Bulat seperti tiada hujungnya
Dua persimpangan menjerat diri
Tiada yang pasti kekal abadi

Dalam kesepian seperti malam bulan menanti siang
Dalam terang seperti pagi matahari menungkah awan
Dalam diam ada yang mencari bayang
Telah hilang diri seseorang

Sepurnama berkenal setia
Sepurnama mengecap bahagia
Hilang dalam sekelip mata
Hanya kenangan tiada guna

Rasa dari hati datang dengan mimpi
Pendam dalam hati bau yang dirasai
Itu tanda diri saling melengkapi
Tiada kata jujurlah dengan diri sendiri

Dengan kerelaan aku undurkan diri
Tiada kata harus aku luahkan
Biar rindu yang mencari nanti
Ini ucapan selamat jalan

Aku bukan yang terawal
Aku harap engkau pengakhiran
Aku bagai satu persinggahan
Aku doa bahagia yang engkau inginkan

-tuanNamia-👍🏻


Terakhir kalinya. Terima kasih untuk segalanya. Walau ada pahit tapi masih terselit manis. Walau ada sendu namun masih ada tawanya. Yang indah itu akan tersimpan sebagai kenangan. Dan sebaliknya akan menjadi pendoman. Pergilah engkau mencari kebahagiaanmu tersendiri. Ku kirimkan doa agar engkau sentiasa baik baik sahaja...